Ditawari jadi Artis Sinetron atau Film, Modus Penipuan Baru


Artis Sinetron yang sukses …

1.200 Warga Jatim Jadi Korban Penipuan Manajemen Artis
24/9/2011 14:27 WIB

Septa Rudiantokusni – Surabaya, Sekitar 1.200 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi korban penipuan yang berkedok artis manajemen dengan biaya Rp 200.000 hingga Rp 1.000.000 per orang.

Pihak PT Kunti Rahayu selaku pihak yang melakukan perjanjian dengan ribuan warga tersebut menjanjikan akan menempatkan warga di perusahaan, namun faktanya berbeda dan bahkan pihak PT Kunti Rahayu membawa uang milik korban.

Aksi penipuan ini langsung disikapi oleh warga dan melaporkan langsung pihak PT Kunti Rahayu ke Polsek Gubeng yang berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi penipuan.

Atas laporan warga korban penipuan tersebut, pihak polisi berjanji akan mengejar Susilowati yang diduga membawa kabur uang korban.
http://www.elshinta.com/v2003a/readnews.htm?id=111637



Korban penipuan jadi artis di Manado, Sulawesi. Tak hanya remaja yang menjadi korban agency palsu dengan tersangka DC dan AP ini. Anak berusia 5-6 tahun pun menjadi salah satu korbannya.(late news source)

Rayu Pelajar Jadi Artis OVJ, Wartawan Gadungan Dibekuk
Minggu, 18 September 2011 17:04

Pekalongan, Seruu.com – Berlagak sebagai seorang wartawan sebuah stasiun televisi swasta nasional, Ryan Yudhisetya Prakarsa (25), ditangkap polisi. Ryan tengah beraksi menawarkan sejumlah siswa-siswi menjadi artis di MAN 2, Kota Pekalongan (Jateng). Modus yang ditawarkan, siswa akan direkrut sebagai artis acara OVJ, (opera Van Java), dan ‘Termehek-mehek’.

Pelaku mengaku wartawan dan kru pproduksi sebuah TV swasta terkenal. Kemudian, ia mengiming-iming sekolah agar bersedia bekerja sama membuat berbagai event.

Selain itu, pelaku mengaku sanggup menjadikan murid yang datang s bagai artis dan main di ‘Termehek-mehek’ maupun OVJ. Pelakupun menuturkan, jika beberapa sekolah yang ada di Pekalongan sudah melakukan kerjasama tersebut dan mengaku puas dengannya. Agar korbannya percaya, ia pun menunjukkan identitas diri.

Namun sekolah curiga kemudian menelpon TV swasta bersangkutan dan memperoleh jawaban jika hal itu diluar tanggung jawab perusahaan. “Akhirnya kami menelepon polisi untuk membekuknya,”kata Wakil Kepala Sekolah MAN 2, Pekalongan, Wignyo Murdiyono, Minggu (18/9/2011).

Dihadapan polisi, tersangka yang kini menjadi tahanan mapolres Pekalongan semula membantah, jika dirinya penipu dan wartawan palsu, namun setelah didesak, pelaku tidak bisa berkutik dan mengakui perbuatannya.

Agar aksinya lancar, iapun membuat id card perusahaan TV nasional berikut kartu identitas sebagai wartawan dan kru produksi acara. Diakui, beberapa sekolah telah didatangi dan telah menjadi korban
http://www.seruu.com/bungseruu/mozai…dungan-dibekuk

————-

Banyak kasus, meskipun sudah berhasil memasuki dunia remang-remang keartisan, banyak pemula (newbie) dijadikan ‘test water’ dulu oleh produser atau sutradara, si calon artis nan cantik itu diajak main dokter-dokteran atau malahan tidur-tiduran di kamar yang sep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: