Kekayaan Pimpinan Banggar Melonjak Setahun Terakhir

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilansir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/9), menyebutkan, harta pimpinan Badan Anggaran (Banggar) melonjak dalam setahun terakhir. Menurut data tersebut, pimpinan Banggar yang tercatat paling kaya adalah Wakil Ketua Banggar dari fraksi Partai Demokrat, Mirwan Amir.

Berdasarkan data tanggal 27 September 2003 saja, harta Mirwan Amir hampir mencapai Rp28 miliar. Hingga kini, daftar harta kekayaan Mirwan belum diperbaharui lagi. Sementara itu, posisi kedua ditempati Ketua Badan Anggaran Melchias Marcus Mekeng, yaitu sebesar Rp20,7 miliar pada 2010.

Kemudian, posisi ketiga ditempati Wakil Ketua Banggar dari fraksi PDI Perjuangan, Olly Dondokambey. Dondokambey tercatat memiliki kekayaan Rp8,4 miliar pada tahun 2009, sedangkan pada 2003 harta Dondokambey masih tercatat Rp2,4 miliar. Di urutan keempat, Wakil Ketua Banggar dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung, berdasarkan laporan tahun 2003 memiliki keyaan sebesar Rp1,7 miliar
http://www.metrotvnews.com/read/news…tahun-Terakhir

Inilah Daftar Kekayaan Pemimpin Badan Anggaran DPR
Selasa, 20 September 2011 16:26 WIB

JAKARTA–MICOM: Empat pemimpin Badan Anggaran (Banggar) DPR RI hari ini Selasa (20/9) memang menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka diperiksa dalam kasus dugaan suap pencairan dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah bidang transmigrasi 19 kabupaten di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Banggar DPR tiba-tiba mencuat ke permukaan setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan laporan adanya 21 transaksi keuangan mencurigakan yang melibatkan beberapa anggotanya. Berikut adalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik empat petinggi Banggar DPR tersebut:

1. Melchias Marcus Mekeng (Ketua Banggar)

Politikus Partai Golkar itu tercatat dua kali melaporkan yaitu pada 7 Desember 2006 dan 21 Januari 2010. Harta kekayaan pria yang dua kali menjabat sebagai anggota dewan itu pada tahun 2006 sebesar Rp16,63 miliar dan US$18.068. Sedangkan laporan tahun 2010, hartanya naik menjadi Rp19,93 miliar dan US$917. Tak hanya itu saja, Mekeng diketahui memiliki sejumlah tanah dan bangunan di kawasan Tangerang senilai Rp4,43 miliar, memilki 8 mobil senilai Rp1,26 miliar dan sejumlah surat berharga senilai Rp14,49 miliar.

2. Mirwan Amir (Wakil Ketua Banggar)

Pria asal Medan itu melaporkan hartanya terakhir pada 27 Desember 2003 senilai Rp27,73 miliar. Jika dibandingkan dengan jumlah harta pemimpin Banggar lainnya, harta politikus Partai Demokrat ini paling besar. Ia diketahui memiliki tanah dan bangunan di Aceh dan Tangerang senilai Rp860 juta, memiliki tiga mobil mewah senilai Rp1 miliar dan sejumlah surat berharga senilai Rp25 miliar.

3. Olly Dondokambey (Wakil Ketua Banggar)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) itu dua kali melaporkan hartanya, yaitu pada 18 Desember 2003 dan 30 November 2009. Harta pria kelahiran Manado itu pada tahun 2003 sebesar Rp2,04 miliar sedangkan di 2009 naik menjadi Rp8,49 miliar. Ia diketahui memiliki sejumlah tanah dan bangunan di beberapa kota seperti Jakarta, Minahasa dan Manado senilai Rp5,636 miliar, memiliki enam mobil senilai Rp1,092 miliar, memiliki usaha di bidang peternakan, pertanian dan perkebunan senilai Rp1,4 miliar dan juga surat berharga senilai Rp315 juta.

4. Tamsil Linrung (Wakil Ketua Banggar)

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 22 Desember 2003. Pria asal Sulawesi Selatan itu diketahui memiliki harta senilai Rp1,73 miliar. Hartanya tersebut terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan di Sulawesi, Makasar dan Tangerang senilai Rp1,51 miliar, memiliki satu mobil dan dua motor senilai Rp160 juta, logam dan batu mulia senilai Rp35,7 juta dan surat berharga senilai Rp26 juta.
http://m.mediaindonesia.com/index.ph…n_Anggaran_DPR

Anggota Banggar Takut Diperiksa Lagi
Kamis, 29 September 2011 , 20:38:00

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta kejelasan tentang fungsi kedudukan dan kewenangannya, agar tidak selalu disalahkan dalam mengambil keputusan soal anggaran. Anggota Banggar khawatir diperiksa kembali oleh aparat penegak hukum terkait keputusan yang diambil.

“Yang penting ada satu klarifikasi jelas kemudian sampai pada satu kesimpulan tentang fungsi, kedudukan wewenang secara jelas. Supaya kami selaku anggota dan pimpinan di Banggar ketika mengambil keputusan tidak was-was bakalan menjalani pemeriksaan terkait keputusan-keputusan yang kita ambil,” kata Wakil Ketua Banggar DPR RI, Tamsil Linrung, Kamis (29/9), di Jakarta kepada pers.

Politisi PKS itu menegaskan, apa yang diputuskan selama ini tentunya bersama-sama dengan pemerintah. Menurut dia, ada kesan KPK menganggap yang dibahas atau diputuskan Banggar itu hanya boleh dari usulan dari pemerintah saja. Jika itu dituruti, katanya, maka sama saja Banggar menjadi stempel pemerintah.

“Padahal, tidak semua yang kita putuskan harus berdasarkan nota keuangan pemerintah,” ujarnya. Dijelaskan Tamsil, kalau sudah diputuskan bersama-sama lalu ditandatangai oleh menteri keuangan, Bank Indonesia serta seluruh anggota Banggar, maka itu sudah resmi menjadi Undang-undang.

“Kalau ada satu pihak tidak setuju itu tidak bisa jalan karena tidak ada hak veto dalam Undang-undang itu,” katanya. Misalnya, dikatakan dia, jika pemerintah tidak setuju maka tidak bisa jadi UU. Begitu juga, tegasnya, kalau DPR tidak setuju juga tidak bisa jadi UU.

“Maka dari itu butuh persetujuan dari kedua belah pihak,” katanya. Jika ada salah satu unsur yang tidak setuju maka nanti akan memberikan catatan dalam kesimpulan panja. “Kesimpulan panja merupakan bagian yang terpisahkan dari Undang-undang,” tegasnya.
http://www.jpnn.com/read/2011/09/29/…iperiksa-Lagi-

—————

Kalau duit dan kekayaan yang diperoleh karena keringat yang HALAL, kenapa mesti takut diperiksa KPK?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: